Dewasa ini sangat banyak masyarakat dunia masih meragukan kebenaran Al-Qur'an, bahkan kaum muslim sendiri terkadang tidak mampu membuktikan kebenaran Al-Qur'an, padahal sangat banyak dalil yang membuktikan kebenarannya.
Diantara sekian banyak dalil, mungkin kita akan membahas satu dalil yang mudah diingat dan dipahami, yaitu firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Yunus (10) Ayat 92 :
Artinya:
"Maka pada hari ini Kami selamatkan jasadmu agar engkau dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelahmu, tetapi kebanyakan manusia tidak mengindahkan tanda-tanda (kekuasaan) Kami."
Dalam ayat tersebut Allah menyebutkan bahwa ia menyelamatkan jasad fir'aun sesudah ia mati tenggelam dalam laut merah, dan Allah menjadikan jasadnya sebagai pelajaran terhadap ummat setelahnya agar tidak mengulangi perbuatan yang pernah dilakukan Fir'aun.
Hikmah lain dibalik penyelamatan Allah terhadap jasad Fir'aun ialah :
- Untuk menghilangkan keraguan bani Israil tentang kematian Fir'aun, dengan adanya jasad mereka bisa yakin bahwa Fir'aun sudah mati.
- Untuk membuktikan bahwa Fir'aun bukanlah tuhan seperti yang ia dakwa, karena tuhan tidak boleh mati.
Nah, dari penafsiran ayat diatas dapat kita simpulkan bahwa Al-Qur'an itu benar, karena terbukti hingga sekarang jasad Fir'aun masih diawetkan di piramida mesir. Dan ini seharusnya menjadi penguat keimanan kita selaku umat islam dan menjadi sumber hidayah kepada masyarakat non muslim, jangan sampai kita tergolong kedalam orang-orang yang lalai/tidak tahu dengan tanda-tanda besar tentang benarnya agama.
Ref : Tafsir Jalalain jilid 2 surah Yunus, dengan sedikit penambahan ibrah.
