Seiring berkembangnya zaman banyak kelompok manusia yang tampak berkembang namun kapasitas dan pemikiran mereka semakin berkurang.
Bahkan, dewasa ini sering terdengar ditelinga sebuah ungkapan “ulama terdahulu mengarang dalam berbagai disiplin ilmu, untuk zaman sekarang apa faedahnya kita menyibukkan diri untuk menyusun kitab! Apa karangan mereka tidak mampu menjawab permasalahan sekarang”. kata sebagian orang yang tidak berpikir.
Beranjak dari ungkapan di atas penulis tertarik untuk
mengkaji sebuah jawaban cerdas habib abdullah bin alawi al haddad yang mengutarakan
bahwa orang yang berkata demikian sangat tolol. Karena secara fitrah hati
manusia cenderung kepada hal-hal yang baru dan Allah swt. membuat ulama
berbicara sesuai dengan ahli zamannya.
Selain itu, mengarang juga membuat ilmu yang dimiliki
akan tersebar luas, generasi sesudah kita bisa mengambil banyak manfaat,
pengarang memperoleh hasil yang bernilai berupa syi’ar ilmu agama, dan
ia tertulis sebagai orang ‘alim yang berdakwah di jalan Allah SWT.
Seperti Sabda Rasul SAW :
من انعش لسانه حقا يعمل به من
بعده اجري عليه اجره الى يوم القيامة
Siapa saja yang mengatakan kebenaran sehingga beramal
oleh generasi sesudahnya, ia akan mendapatkan pahala orang yang beramal hingga qiyamah.
Wallahu
a’lam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar